BEASISWA SAINTEK 2021 : PENINGKATAN PROGRAM BEASISWA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS SDM IPTEK INDONESIA

Menristek/BRIN memberikan arahan pada acara Sosialisasi Beasiswa Saintek 2021

Menteri Riset dan Teknologi/Kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa para peneliti, perekayasa, pranata teknologi nuklir dan SDM Iptek Indonesia harus berani dan mampu menggapai ilmu dan teknologi yang terbaru dan advance di perguruan tinggi terkemuka baik di dalam maupun luar negeri. Hal tersebut disampaikannya pada saat acara Sosialisasi Beasiswa Saintek tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristek/BRIN pada Rabu (7/04).  Acara Sosialisasi ini dihadiri oleh kepala LIPI, BPPT, BATAN, LAPAN, BAPETEN, BIG, BSN dan Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman serta pejabat eselon 2 di lingkungan Kemenristek/BRIN dan LPNK Ristek.

 
Sesmen Ristek/Sestama BRIN saat menyampaikan Laporan Penyelenggaraan

Sosialisasi diawali dengan penyampaian laporan penyelenggaraan beasiswa Saintek tahun anggaran 2020 oleh Sekretaris Kementrian Riset dan Teknologi/Sekretaris Utama BRIN, Bapak Mego Pinandhito.  Dalam laporannya, beliau menyampaikan capaian realisasi jumlah peserta beasiswa Saintek yang dibiayai dari tahun 2016 hingga tahun 2020 baik di jenjang S2 maupun S3 sebanyak 259 orang. Selanjutnya Sesmen Ristek/Sestama BRIN mengatakan bahwa pada tahun 2021, program Saintek akan lebih ditingkatkan kualitasnya melalui kerjasama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri dalam bentuk program sandwich, double degree, dan post graduate by research. “Bidang keahlian yang diprioritaskan dalam beasiswa Saintek adalah bidang keahlian yang diamanatkan dalam Rencana Induk  Riset Nasional (RIRN) dan Prioritas Riset Nasional (PRN),” tambahnya.

Dalam acara Sosialisasi tersebut, Menristek/Kepala BRIN sangat mengharapkan pengoptimalan sumber pembiayaan Beasiswa Saintek dapat mendukung peningkatan SDM Iptek di berbagai lembaga, sehingga dapat meningkatkan ekosistem penelitian dan membantu pencapaian target RPJMN 2024.

Selanjutnya beliau juga menekankan pentingnya mempertimbangkan reputasi universitas di bidang penelitian sebagai tujuan studi calon peserta beasiswa Saintek 2021. Menristek/Kepala BRIN meminta para alumni Saintek bisa menghasilkan karya professional berupa invensi dan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.  Acara sosialisasi  dilanjutkan dengan sesi diskusi  dengan nara sumber Sesmen  Ristek/Sestama BRIN, Mego Pinandito dan Kepala Pusdiklat Kemenristek/BRIN, Wisnu S Soenarso.

Beasiswa Saintek adalah instrumen untuk program peningkatan kualifikasi pendidikan  melalui program pascasarjana (S2 & S3) di dalam negeri dan luar negeri bagi SDM Iptek yakni para Peneliti, Perekayasa, Pranata Nuklir dan jabatan fungsional lainnya utamanya di lingkungan Kemenristek/BRIN dan LPNK Ristek. Pendaftaran beasiswa Saintek tahun anggaran 2021 rencananya akan dibuka pada tanggal 26 April sampai dengan 30 Juni 2021

Galeri :

***