DEKLARASI PEMBENTUKAN ASOSIASI TRANSFER TEKNOLOGI INDONESIA

Bogor (18/12), dalam rangka pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Komponen 1 Riset-PRO, Kemenristek/BRIN menyelenggarakan acara Wrap Up Kegiatan Komponen 1 Riset-PRO Tahun 2020  pada tanggl 17-19 Desember 2020 yang bertempat di Sahira Butik Hotel. Komponen ini diarahkan untuk pengembangan inovasi dalam pengembangan Science Technology Park (STP), khususnya untuk bidang pertanian dan pangan serta pengembangan Technology Transfer Office (TTO) di LPNK.


Jangkung Raharjo saat menyampaikan laporan hasil kegiatan

Berdasarkan apa yang di sampaikan Jangkung Raharjo selaku Lead Consultant Riset Pro untuk Komponen 1 bahwa puncak dari hasil serangkaian kegiatan dan pelatihan Registered Technology Transfer Professional (RTTP) ini adalah dibutuhkannya pembentukan Asosiasi Transfer Teknologi Indonesia yang akan dirumuskan oleh perwakilan dari 5 peserta(dari Kementerian dan LPNK) yang telah mengikuti pelatihan tersebut.

Perlu diketahui bahwa Riset-PRO telah melaksanakan pelatihan secara daring yang berlangsung selama 16 hari dari tanggal 4-16 November 2020 bekerja sama dengan Oxentia atau Oxford’s Global Innovation Consultancy dari Inggris. Hal ini mengingat Indonesia belum ada ahli alih teknologi yang tersertifikasi internasional dari Alliance Technology Transfer Professional (ATTP).

“Pada siang hari nanti bisa kita deklarasikan pembentukan Indonesian Technology Transfer Association diiringi dengan pemotongan tumpeng”, ungkap Jangkung.

Lanjut Jangkung juga menyampaikan bahwa komponen 1 sudah berhasil menghimpun modul-modul yang akan di serahkan ke Pusdiklat yang mana sudah ditargetkan sebelumnya.


Prosesi penyerahan Modul

Adapun modul-modul yang diserahkan sebagai berikut :

  1. Modul Valuasi Teknologi Untuk Manajemen Alih Teknologi di LPNK
  2. Modul Sistem Insentif Untuk Manajemen Alih Teknologi di LPNK
  3. Modul Innovation Fund Untuk Manajemen Alih Teknologi LPNK
  4. Modul Pedoman Umum Manajemen Alih Teknologi
  5. Modul pengukuran Maturitas Kawasan Sains dan Teknologi
  6. Modul Kolaborasi Riset Inovasi dan Kemitraan Industri Untuk Manajemen Alih Teknologi di LPNK
  7. Modul Konsep Dasar Big Data Analitic Invensi dan Decision support System Tingkat Kesiapanterapan Teknologi di LPNK
  8. Dan Laporan Pelaksanaan Pelatihan RTTP

Saat memberikan sambutan Wisnu S. Soenarso selaku Kepala Pusdiklat sekaligus Ketua PMO RISET-Pro Kemenristek/BRIN memperlihatkan beberapa contoh sukses penelitian yang telah berhasil dan akan dikomersilkan ke dalam produk jual. Menyambung hal tersebut Wisnu menegaskan bahwa Indonesia perlu banyak contoh sukses yang bisa menjadi triger untuk para peneliti lainnya.

“Kita harus punya banyak contoh succes story yang bisa jadi panutan untuk generasi berikutnya” ungkap Wisnu. Lanjutnya Wisnu juga menyampaikan ungkapan terima kasih telah menyelesaikan semuanya dengan baik.


Wisnu S. Soenarso saat memberikan sambutan

Hasil yang sudah dicapai oleh Komponen 1 Riset-PRO ini akan disampaikan kepada Menristek/BRIN dan akan diusulkan sebagai policy brief di kementerian untuk pengembangan environment ekosistem inovasi.

Puncaknya, pendeklarasian dari perwakilan anggota asosiasi dan pernyataan dukungan Wisnu S. Soenarso  terhadap pembentukan Asosiasi Transfer Teknologi Indonesia yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sekaligus menutup acara Wrap Up Kegiatan Komponen 1 Riset-PRO Tahun 2020 .