PELATIHAN TEKNIS CERTIFIED RISK MANAGEMENT OFFICER (CRMO) MENCIPTAKAN SDM UNGGUL DAN SADAR RISIKO

Senin, 19 Oktober 2020, Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemenristek/BRIN bekerjasama dengan PPM Manajemen menyelenggarakan pelatihan dan uji kompetensi Certified Risk Management Officer (CRMO) bagi pegawai di lingkungan Kemenristek/BRIN. Acara diawali dengan pengarahan dari Kepala Pusdiklat, Wisnu S. Soenarso, sekaligus membuka kegiatan. Wisnu menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi pegawai Kemenristek/BRIN dan memberikan pengakuan kompetensi di bidang manajemen risiko tingkat dasar yang dirancang bagi pegawai yang belum pernah mendapatkan pendidikan manajemen risiko, atau para pemula dalam bidang manajemen risiko/calon risk officer yang akan ditugaskan dalam unit-unit kerja Kemenristek/BRIN. Pada kesempatan pelaksanaan diklat kali ini, kegiatan diikuti oleh 31 orang peserta yang berasal dari unit Inspektorat Utama dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristek/BRIN.

Acara yang akan dilaksanakan selama 5 hari ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pegawai terutama dalam menguasai teknik dan proses manajemen risiko secara utuh, rinci, aplikatif dan mandiri, mempunyai cara pandang dan persepsi yang sama di dalam memandang risiko, membedakan ciri-ciri risiko dan kesempatan (opportunity), memahami proses, scope dan kerangka kerja Enterprise Risk Management (ERM), melakukan identifikasi risiko (dengan berbagai metode identifikasi) pada proses bisnisnya masing-masing, memahami cara menentukan kriteria dalam penilaian besaran risiko (Risk Level), mampu melakukan pengukuran bobot risiko pada tataran inherent risk, residual risk, dan mitigation, membuat peta risiko, membuat risk response awal/tanggapan terhadap risiko yang melekat pada aktivitas bisnis prosesnya dan memahami teknik membuat Risk Mitigation Action Plan, melakukan monitoring dan menyajikan pelaporan risiko, dan membuat Risk Register yang informatif.


Sesi Pembelajaran Online

Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan metode blended learning yang memadukan sesi klasikal tatap muka (hari pertama dan terakhir) dan sesi tatap muka online. Peserta dibekali oleh materi-materi manajemen risiko yang cukup menarik, juga praktek simulasi dalam mengidentifikasi risiko, penyebab, dampak, pengukuran dan lain-lain.


Sesi Pembelajaran Online (Simulasi Risk Register)

Diharapkan ke depannya pelaksanaan kegiatan ini dapat diikuti oleh seluruh perwakilan dari unit kerja yang ada di Kemenristek/BRIN yang ditugaskan untuk menganalisis manajemen risiko di tempat kerja masing-masing, sehingga diharapkan kegagalan dalam pencapaian tujuan organisasi dapat dihindari karena adanya upaya antisipasi dan mitigasi yang dilakukan dalam manajemen risiko di unit kerja.