PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA AHLI UTAMA DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI /BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL

Rabu, 12 Agustus 2020 Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang PS Brodjonegoro mengangkat sumpah Jabatan Fungsional Widyaiswara Ahli Utama dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional. Sebagai saksi dalam pengangkatan sumpah/janji PNS tersebut adalah Wisnu S. Soenarso, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Ari Hendrarto Saleh, Kepala Sumber Daya Manusia dan para Pejabat Struktural Lainnya yang juga turut hadir dalam acara tersebut.

Berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017,  bahwa setiap Pegawai Negeri Sipil yang di angkat dalam jabatan wajib mengangkat sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil menurut agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Pengucapan sumpah/janji ini di pandu langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional secara virtual kemudian diikuti seluruh peserta.

Keputusan Presiden nomor 52/M/TAHUN2020 yaitu menetapkan RM. Agus Sediadi sebagai Widyaiswara Ahli Utama dan  Keputusan Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional nomor 341/M/KP/2020 s.d 597/M/KP/2020 mengenai pengangkatan sebanyak 221 Pegawai Negeri Sipil.

Adapun rinciannya sebagai berikut:

  1. 1 Widyaiswara Ahli Utama dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan
  2. 12 Pegawai Pusat Pendidikan dan Pelatihan
  3. 13 Pegawai Biro Perencanaan (13)
  4. 31 Pegawai Biro Sumber Daya Manusia (44)
  5. 11 Pegawai Biro Hukum dan Organisasi (55)
  6. 13 Pegawai Biro Keuangan dan Umum (
  7. 13 Pegawai Biro Kerja sama dan Komunikasi Publik (81)
  8. 13 Pegawai Pusat Data dan Informasi
  9. 12 Pegawai Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (106)
  10. 66 Pegawai Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan
  11. 22 Pegawai Deputi Bidang Penguatan Inovasi (206)
  12. 14 Pegawai Inspektorat utama
  13. 1 Pegawai Pusat Peragaan Iptek


Proses Pen
gambilan sumpah dalam Jabatan Fungsional Widyaiswara Ahli Utama  dan menandatangani Berita Acara  dan secara simbolis ditanda tangani oleh Wisnu S. Soenarso dan Ari Hendrarto Saleh.


Para Pejabat Struktural
Proses Pengambilan sumpah dalam Jabatan Fungsional Widyaiswara Ahli Utama  dan Pegawai Negeri Sipil

Menristek menyampaikan bahwa meskipun ditengah upaya menghadapi Covid-19, namun pelaksanaan acara kali ini sudah menerapkan standar dan protokol kesehatan. “Acara ini kita laksanakan ditengah upaya keras pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menghadapi virus covid-19 dengan menerapkan standar dan protokol kesehatan”. Ungkapnya.


Situasi acara disetiap lokasi kegiatan 

Dalam upaya menerapkan protokol kesehatan tersebut, pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini diselenggarakan di  empat lokasi yang berbeda dan menerapkan jarak kepada setiap peserta maupun tamu undangan.


Menteri Ristek/BRIN saat memberikan sambutan

Dalam Sambutannya, Bambang PS Brodjonegoro menyampaikan bahwa Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional sudah selayaknya menjadi sesuatu yang terdepan dalam penanganan virus atau wabah covid 19 ini, utamanya dalam upaya menemukan obat dan sarana pencegahan. Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset Nasional mengajak semua agar senantiasa bekerja keras dalam memenuhi espektasi  tersebut antara lain dengan ikut berperan aktif membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan di tengah pandemic Covid 19.

Acara pengambilan sumpah jabatan fungsional Ahli Utama dan sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil ini juga dilaksanakan masih dalam suasana Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang ke 25 dengan tema Inovasi Indonesia sebagai Solusi. Seperempat abad Kebangkitan Teknologi Nasional ini kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatan ketahanan dan kemandirian ekonomi bangsa yang berbasis Inovasi untuk dapat bersaing di kancah Internasional. Sebagai PNS dari Kemenristek/BRIN marilah kita jadikan pelantikan pengambilan sumpah jabatan ini sebagai momentum mendorong semangat bekerja dengan penuh dedikasi dalam melahirkan kebijakan dan produk Inovasi yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan bangsa yang akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.

Pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Widyaiswara Ahli Utama dan Pegawai Negeri Sipil merupakan sebuah amanat sebagai mana diatur dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Pelantikan dan Pengambilan sumpah jabatan ini sekaligus mengingatkan kita semua akan hak dan kewajiban kita sebagai Aparatur Sipil Negara. Untuk itu Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional mengucapkan selamat kepada Agus Sediadi Tamtanus yang pada hari ini dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Widyiswara Ahli Utama yang mana telah memenuhi persyaratan sehingga mampu mencapai karir tertinggi bagi seorang pejabat fungsional. Secara Khusus Menteri Riset dan Teknolgi/Badan Riset dan Inovasi Nasional meminta kepada saudara untuk terus bekerja keras terutama untuk menciptakan sistem dan program pembelajaran dalam pengembangan kompetisi Aparatur Sipil Negara. Pencapain tertinggi dalam  karir disamping merupakan sebuah pengakuan terhadap prestasi juga menuntut kepada saudara mampu membina para Widyaiswara Pertama dan Madya sehingga mereka kelak mampu menjadi penerus dalam mengemban tugas pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara.

Di akhir sambutannya, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset  dan Inovasi Nasional mengingatkan bahwa kedudukan saudara sebagai PNS merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara mewajibkan kepada saudara pada tiga peran penting sebagai mana diatur dalam Peraturan Perundang-undangan,  yaitu melaksanakan kebijakan publik, pelayan publik dan perekat serta pemersatu bangsa. Dalam mengimplementasikan tiga peran tersebut saudara harus mampu berperan sebagai penyelenggara tugas umum pemerintahan dan pembangunan melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional bebas dari intervensi politik serta bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. Dalam menjalankan tugas harus mengedapankan etika moral serta kejujuran dan keikhlasan, tanggung jawab serta terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri.

Dwiki Fatan Azizi dari Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan memberikan pesan  teman teman yang sudah disumpah menjadi PNS ini semoga bisa maksimal dalam menjalankan apa yg menjadi tugas dan fungsinya di tempat masing masing tanpa menurunkan semangat bekerja.

kesannya setelah mengikuti pelantikan PNS memang agak sedikit berbeda karena harus dilakukan protokol kesehatan, tetapi ditempat pelantikan Pusdiklat sudah dilaksanakan protokol kesehatan dengan baik terlebih lagi disiapkan tim medis yang ahli dalam bidangnya.

Pada kesempatan yang sama, Nadya Mardiana Rahmania dari Deputi Penguatan Riset dan Pengembangan juga memberikanPesannya kepada teman teman seangkatanku, Selamat untuk kita semua, semoga kita tetap menjaga corsa kita dan tidak lupa menghabituasi nilai-nilai yang kita pelajari selama Latsar. Salam sukses

Kesannya senang akhirnya pelantikan dan pengambilan sumpah PNS juga setelah menanti sekian lama.  Alhamdulilah acaranya berjalan lancar, trus acaranya asik banget, Terimakasih Pusdiklat sudah mendampingi dari Latsar sampai momen hari ini.

Sedangkan Bagus Anindito dari Pusdiklat juga berpesan semoga seluruh CPNS yang sudah dilantik ini bisa amanah dalam menjalankan tugasnya dan bisa menjadi PNS yang baik serta semakin maksimal dalam melaksanakan tugas tugasnya. Khususnya untuk teman-teman CPNS Pusdiklat semoga sukses kedepannya.

Kesan dari pelantikan ini memang agak berbeda karena dilakukan di kondisi pandemi seperti ini sehingga harus dilakukan secara virtual. Namun hal tersebut tidak mengurangi esensi kesakralan dari sumpah yang dilakukan.

UF/IL/DA