TETAP MENJAGA KEAMANAN DAN KESELAMATAN PESERTA, UJIAN SERTIFIKASI PENGADAAN BARANG/JASA DALAM TATANAN NORMAL BARU BERHASIL DILAKSANAKAN

Serpong (25/07/2020), Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemenristek/BRIN menyelenggarakan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PBJ Pemerintah) Tingkat Dasar Angkatan II Tahun 2020 pada tanggal 24 – 25 Juli 2020. Sebelum pelaksanakan ujian sertifikasi ini, pada tanggal 18 Maret 2020 sampai dengan 02 April 2020 telah dilaksanakan Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa selama 13 hari kerja atau 41 JP. Peserta pelatihan ini berjumlah 78 peserta yang berasal dari 11 unit kerja di lingkungan Kemenristek/BRIN. Pelatihan yang semula direncanakan dengan Blended Learning berubah metode pelaksanaannya menjadi Full E-learning karena adanya pandemic corona virus diseases 2019 (Covid-19) yang mengharuskan semua pihak untuk menerapkan kebijakan social distancing.

Setelah memasuki tatanan normal baru dan setelah adanya pemberitahuan pembukaan layanan sertifikasi PBJ dalam tatanan normal baru, Pusdiklat Kemenristek/BRIN bergegas melakukan persiapan pelaksanaan ujian, mulai dari sosialisasi panduan pelaksanaan ujian sertifikasi PBJ dalam tatanan normal baru, persiapan sarana dan prasarana pendukung pencegahan penularan covid, dan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Akhirnya pada tanggal 24-25 Juli 2020 pelaksanaan ujian sertifikasi PBJ berhasil digelar dan dapat dilaksanakan dengan lancar.

Screening kesehatan yang ketat terhadap 75 peserta dan tim yang terlibat, menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari mencuci tangan dengan air mengalir dan memakai hand sanitizer sebelum memasuki gedung pusdiklat, pengukuran suhu saat memasuki lobby pusdiklat dan sebelum masuk ke ruang ujian, melengkapi Alat Pelindung Diri (APD) bagi peserta dan panitia yang terlibat, serta penerapan protokol kesehatan lainnya.

Pembukaan ujian sertifikasi PBJ dilaksanakan pada Hari Jumat, 24 Juli 2020 dan dihadiri langsung oleh Wisnu S Soenarso selaku Kepala Pusdiklat Kemenristek/BRIN, Ruben Silitonga selaku Kepala Bidang Penyelenggaraan, Irmawati selaku Kepala Subbidang Diklat Teknis, serta perwakilan peserta dari sesi 1 sebanyak 25% dari total peserta, sisanya 75% mengikuti acara pembukaan melalui daring dengan menggunakan aplikasi zoom cloud meeting. Dalam sambutannya, Kepala Pusdiklat mengingatkan kepada peserta ujian untuk bersungguh-sungguh dalam melaksanakan ujian agar lulus dengan nilai yang memuaskan dan selalu menerapkan protokol kesehatan selama berada di kawasan Kampus Pusdiklat Kemenristek/BRIN.


(Kepala Pusdiklat memberikan sambutan pada Pembukaan Ujian Sertifikasi PBJ Tingkat Dasar
Angkatan II Tahun 2020)

Guna tetap menjaga social distancing diantara peserta, maka ujian ini dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian dua sesi perhari dan jumlah peserta perkelas antara 17-20 orang persesi. Dalam setiap pergantian sesi, ruang ujian dan ruang tunggu peserta selalu didesinfeksi dan dijaga sirkulasi udaranya oleh petugas. Hal ini untuk mengantisipasi penularan covid-19 dalam pelaksanaan kegiatannya. Berdasarkan hasil pelaksanaan ujian sertifikasi PBJ yang diikuti oleh 75 peserta tersebut, didapatkan hasil 31 peserta (41%) berhasil lulus ujian sertifikasi PBJ tingkat dasar.


(Perwakilan peserta pada acara Pembukaan Ujian Sertifikasi PBJ Tingkat Dasar)

(Panitia melakukan pengecekan suhu tubuh kepada peserta)


(Sterilisasi ruang ujian setiap pergantian sesi)


(Peserta mengerjakan soal ujian sertifikasi PBJ dengan serius)