PUSDIKLAT KEMENRISTEK/BRIN BERKOORDINASI DENGAN KANWIL DJPB, KPPN VI DAN KPPN KHUSUS DALAM KEGIATAN SOSIALISASI KEUANGAN ANTAR KOMPONEN RISET-PRO

Serpong (16/07/2020), Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional bekerjasama dengan Kanwil DJPB, KPPN VI dan KPPN Khusus dalam kegiatan sosialisasi keuangan antar komponen RISET-Pro. Kegiatan dilakukan secara tatap muka dan virtual. Kegiatan ini merupakan upaya Pusdiklat dalam perbaikan proses keuangan komponen 1-4 RISET-Pro terhadap kesulitan yang dihadapi pada proses pencairan rekening khusus.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan tim keuangan komponen 1-4 RISET-Pro, khususnya dalam pencairan anggaran dan pertanggungjawabannya. Kegiatan berlangsung selama dua hari, dimulai dari kamis 16 Juli sampai jumat 17 Juli 2020. Tim konsultan keuangan RISET-Pro komponen 1-4 turut hadir melalui media meeting zoom secara daring.

 

Kegiatan hari pertama diawali dengan paparan secara daring dari Angga Firmansyah (Kanwil DJPB) mengenai alur proses revisi DIPA pada Kanwil DJPB Jakarta. Lalu dilanjutkan dengan paparan dari Bandung Sapardi (KPPN Khusus) mengenai alur penarikan dana rekening khusus.

Hari kedua diisi dengan paparan dari Dimas Ervindra Wijaya dan Untung Rismanto (KPPN VI) mengenai pengajuan tagihan pada negara pada masa pandemi COVID-19.

Narasumber dari KPPN VI Jakarta

KPPN menyampaikan akan bekerjasama dengan Pusdiklat dalam pelaksanaan kegiatan keuangan khususnya penggunaan rekening khusus.

“Kami akan bantu dalam penggunaan rekening khusus,” ujar Untung Rismanto narasumber dari KPPN VI Jakarta.

“Harapannya komponen 1-4 sudah bisa melakukan kegiatan dan didukung dengan penganggaran yang tepat,“ujar Wisnu S. Soenarso selaku ketua Project Management Office RISET-Pro.

Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan tersebut adalah kegiatan RISET-Pro hanya memerlukan revisi POK khususnya yang terkait pandemi COVID-19, serta memperhatikan saldo pada rekening khusus, khususnya rencana kerja yang valid. Diharapkan koordinasi antar komponen RISET-Pro dapat dipercepat agar dapat meningkatkan capaian IKPA (Indikator Kinerja Pengelola Anggaran).

Kegiatan ini akan dilakukan secara periodik per tiga bulan untuk memantau pelaksanaan program masing-masing komponen RISET-Pro.