REVITALISASI PLATFORM RISET, AKSELERASI, DAN SINERGI KEBIJAKAN UNTUK MEMBANGUN EKOSISTEM RISET YANG PRODUKTIF

Agus Haryono dengan judul proyek perubahan “Revitalisasi Platform Riset untuk Penguatan Riset dan Inovasi Nasional” bertujuan untuk meningkatkan indeks inovasi nasional karena Indonesia saat ini daya sainganya rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya, kemudian dari tingkat inovasi juga rendah masih peringkat 85 dunia. Hal ini disebabkan karena dua pengaruh yang mesti diperhatikan yaitu input dan outputnya. Input inovasi meliputi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Infrastruktur sedangkan outputnya meliputi inovasi dan IPTEK yang dihasilkan. Dengan dibuatnya proyek perubahan, harapannya dapat terbentuk ekosistem yang ramah inovasi, sehingga nantinya siapapun yang datang ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan membawa ide harus diangkat inovasinya untuk dikembangkan, begitu juga dengan peneliti yang ingin mengabdi di industri dapat membantu industri dengan jangka waktu tertentu. Jangka panjang proyek perubahan ini adalah penyusunan Grand design dan roadmap, peningkatan  Indeks Inovasi Global (GII) dan Global Competitiveness Index (GCI) Indonesia serta penyusunan Peraturan Pemerintah tentang Peningkatan Inovasi.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI ini menambahkan bahwa produk dalam jangka pendek yaitu berupa peraturan LIPI dan membuat manajemen tata kelola asset Litbang yang efisien.

“Kalau mobilitas ini masih kita mengatur mobilitas di LIPI tapi ini kita siapkan supaya nanti ketika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terbentuk pun ini bisa dipakai untuk BRIN karena platform yang kita buat ini platform yang generik untuk semua lembaga Litbang dan apa-apa yang kita buat harus bisa memperkuat BRIN” jelas Agus

Gambar 1 Agus Haryono, peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan XLIII dari LIPI

Gambar 2 Pameran produk LIPI di booth Agus Haryono

Nur Tri Aries Suestiningtyas dengan judul proyek perubahan “Akselerasi dan Sinergi Kebijakan Mendukung Manajemen Talenta SDM IPTEK” menjelaskan bahwa sinergi itu tidak hanya infrastruktur anggaran tetapi juga SDM. Milestone Sekretaris Utama LIPI ini dalam jangka pendek yaitu penyusunan regulasi Peraturan Manajemen Talenta LIPI, Pemutakhiran Sistem Informasi e-Peneliti, dan Pengembangan Program Pendidikan Pasca by Riset untuk SDM IPTEK. Jangka menengahnya yaitu penerapan manajemen talenta LIPI, penyusunan naskah akademis post-Doctoral dan penyusunan Peta Jalan/Grand Design LIPI Corporate University. Untuk jangka panjang yaitu Sinergisme Jejaring dan Platform SDM IPTEK, Penyusunan Regulasi Pengembangan Talenta SDM IPTEKS Post-Doctoral dan Pembentukan LIPI Corporate. Manfaat perubahan untuk internal LIPI yaitu membangun ekosistem riset melalui menajamen talenta LIPI, mendorong percepatan dan implementasi Reformasi Birokrasi (RB) dalam pengembangan SDM dan manajemen perubahan, menghasilkan talent pool SDM LIPI yang komprehensif dan pembinaan SDM IPTEK sebagai future leaders dan great scientists melalui R&D Corporate University.  Sedangkan manfaat untuk eksternal LIPI antara lain platform pengembangan SDM IPTEK mampu menjadi provider SDM Litbang unggul, terbangunnya ekosistem riset yang produktif melalui program pengembangan SDM, peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia IPTEK melalui program posco by research , mendorong terwujudnya regulasi pemerintah terkait manajemen talenta SDM IPTEK dan mewujudkan R&D Corporate University sebagai sarana pengembangan dan pembinaan talenta unggul IPTEK.

Gambar 3 Nur Tri Aries Suestiningtyas, peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan XLIII dari LIPI

Gambar 4 Pameran produk LIPI di booth Nur Tri Aries Suestiningtyas