PENUTUPAN LATSAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN VII DAN VIII TAHUN 2019 PUSDIKLAT KEMENRISTEKDIKTI BEKERJA SAMA DENGAN BBPK JAKARTA

Cilandak, 9 Oktober 2019 – Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan VII dan VIII Pusdiklat Kemenristekdikti bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (BBPK Jakarta) di Kampus BBPK Jakarta Jl. Wijaya Kusuma RT.08 RW.04 Pd. Labu Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12450. Kegiatan Pelatihan Dasar CPNS tersebut diselenggarakan sejak tanggal 30 Juli 2019 s.d. 9 Oktober 2019. Turut hadir dalam kegiatan ini Yeyen Sudaryani,SKM,MKM. selaku Kepala Bidang Pelatihan Manajemen dan Teknis Non Kesehatan, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta yang mewakili Kepala BBPK Jakarta yang pada kesempatan kali ini berhalangan hadir dikarenakan tugas yang tidak bisa diwakilkan dan dihadiri oleh Ir. Hari Kristijo, M.Sc selaku Kepala Biro Umum Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta tamu undangan dari BBPK Jakarta dan perwakilan unit kerja peserta.

Yeyen Sudaryani,SKM,MKM., Kepala Bidang Pelatihan Manajemen dan Teknis Non Kesehatan, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta

Yeyen Sudaryani dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh peserta telah melaksanakan rangkaian kegiatan Latsar dengan waktu 511 Jam Pelajaran (JP) atau 51 hari kerja dengan rincian 177 JP atau 18 hari pembelajaran klasikal (on campus), 320 JP atau 30 hari masa habituasi nilai-nilai ANEKA (off campuss) dan 3 hari kerja penyelelesaian evaluasi pelaksanaan Latsar. Peserta berjumlah 75 orang yang terbagi dalam 2 angkatan, yaitu Angkatan VII dan VIII dengan rincian 41 peserta dari Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, 22 peserta dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, 4 peserta dari Kementerian Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, 8 peserta dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara, dan 1 peserta dari Kementerian Kesehatan. Yeyen Sudaryani menambahkan, selain melaksanakan rangkaian kegiatan sesuai dengan Perlan No. 12 Tahun 2018, peserta juga melaksanakan muatan lokal kebijakan BBPK seperti self cleaning table, self cleaning room, beribadah bersama, olah raga setiap hari, apel pagi dan sore, serta tes kebugaran peserta.

Sebagai informasi tambahan, 41 peserta dari Kemenristekdikti berasal dari 24 unit kerja dengan rincian 4 peserta dari Universitas Lampung, 2 peserta dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 2 Peserta dari Universitas Terbuka, 1 Peserta dari Biro Keuangan dan Umum, 1 Peserta dari Biro Perencanaan, 2 peserta dari Biro Sumber Daya Manusia, 2 peserta dari Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti, 1 peserta dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 1 peserta dari Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, 2 peserta dari Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, 3 Peserta dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, 1 Peserta dari Inspektorat Jenderal, 1 Peserta daru Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III,  2 peserta dari Politeknik Negeri Media Kreatif, 2 peserta dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan, 2 peserta dari Universitas Indonesia, 2 peserta dari Institut Pertanian Bogor, 1 peserta dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV, 2 Peserta dari Politeknik Negeri Bandung, 2 peserta dari Politeknik Negeri Subang, 2 peserta dari Universitas Pendidikan Indonesia, 1 peserta dari Univesitas Sebelas Maret, dan 1 peserta dari Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta.

Kepala Pusdiklat Ristekdikti memberikan penghargaan kepada salah satu peserta terbaik, Sunarianto Said dari Pusdiklat Kemenristekdikti

Seluruh peserta Latsar CPNS Golongan III Angkatan VII dan VIII dinyatakan lulus berdasarkan hasil rapat evaluasi kelulusan. Tiga peserta terbaik dari masing-masing Angkatan diberikan penghargaan. Angkatan VII, terbaik pertama yaitu Hafsah Fibrihirzani, S.Gz. (Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti); terbaik kedua yaitu Listumbinang Halengkara, S.Si., M.Sc. (Universitas Lampung); dan terbaik ketiga yaitu Gita Paramita Djausal, S.IP., M.A.B. (Universitas Lampung). Angkatan VIII, terbaik pertama yaitu Ina Agustiani, S.E. (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III); terbaik kedua yaitu Sunarianto Said, S.Kom. (Pusat Pendidikan dan Pelatihan); dan terbaik ketiga yaitu Bayu Dewantoro, S.Kom. (Biro Perencanaan). Tiga peserta terbaik Angkatan VII dan VIII seluruhnya merupakan peserta dari Kemenristekdikti.

 Kepala Pusdiklat Ristekdikti memberikan sambutan sekaligus menutup acara secara resmi

Selanjutnya Wisnu S. Soenarso selaku Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti, memberikan sambutan sekaligus menutup secara resmi Latsar CPNS Golongan III Angkatan VII dan VIII di BBPK Jakarta. Dalam sambutannya, Wisnu S. Soenarso menyampaikan terima kasih atas kerja sama penyelenggaraan Latsar CPNS antara Pusdiklat Kemenristekdikti dengan BBPK Jakarta. Beliau berpesan kepada peserta Latsar CPNS Angkatan VII dan VIII untuk bersyukur atas kesempatan Latsar yang selesai dilaksanakan, karena dengan hal itu maka salah satu persyaratan menjadi PNS telah terpenuhi sehingga proses kepegawaiannya dari CPNS menjadi PNS bisa lebih cepat.

Wisnu S. Soenarso mengingatkan peserta untuk terus meningkatkan kompetensi. Peserta tidak boleh berpuas diri dengan hanya lulus Latsar, akan tetapi harus terus meningkatkan kompetensinya, misalnya dengan meningkatkan kualifikasi pendidikannya. Peningkatan kualitas SDM ASN penting karena untuk meningkatkan pemerintahan yang baik di Indonesia. Wisnu S. Soenarso juga berpesan agar nilai-nilai ANEKA harus selalu diingat dan diimplementasikan selama mengabdi menjadi ASN karena nilai tersebut merupakan ruhnya ASN. Selain nilai ANEKA, yang perlu diingat adalah janji untuk mengabdi terhadap masyarakat karena ASN adalah pelayan masyarakat.

Setelah selesai latsar, peserta kembali ke unit kerja masing-masing. Wisnu S. Soenarso berpesan agar peserta segera melapor ke atasan dan menyampaikan bahwa peserta merupakan ASN perubahan yang siap untuk Indonesia lebih baik dan siap meneruskan tongkat estafet kepemimpinan. Wisnu S. Soenarso mengingatkan agar networking harus tetap jalan setelah selesai kegiatan Latsar, misalnya untuk para dosen bisa dengan menjalin jejaring riset. Terakhir, Wisnu S. Soenarso menitipkan salam untuk keluarga peserta di rumah yang senantiasa menunggu selama kegiatan Latsar.

 Prosesi penciuman Bendera Merah Putih dan pelepasan tanda peserta

Usai memberikan sambutan dan menutup kegiatan Latsar secara resmi, Wisnu S. Soenarso didampingi oleh Kepala Bidang Pelatihan Manajemen dan Teknis Non Kesehatan, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta serta Kepala Biro Umum Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melepas tanda peserta dan memberikan Sertifikat Tanda Tamat Pelatihan sebagai tanda kegiatan Latsar CPNS Golongan III Angkatan VII dan VIII telah selesai dilaksanakan.

 

 

IW & GMA