PEMBUKAAN PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE KERJASAMA PUSDIKLAT KEMENRISTEKDIKTI DENGAN BPSDM PROVINSI MALUKU UTARA DAN UNIVERSITAS KHAIRUN TAHUN 2019

Ternate, 22 Oktober 2019-Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Universitas Khairun Ternate kerjasama dengan BPSDM Provinsi Maluku Utara dan Universitas Khairun Tahun 2019 resmi dibuka oleh Wisnu S. Soenarso selaku Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti. Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Universitas Khairun berjumlah 80 orang terdiri dari peserta perempuan 40 orang dan peserta laki-laki 40 orang. Pelaksanaan Latsar CPNS Golongan III ini akan diselenggarakan selama 51 hari yaitu On Campus selama 21 hari mulai dari 22 Oktober s.d. 8 November 2019 di Universitas Khairun Ternate dan Off Campus selama 30 hari kerja mulai dari 11 November s.d 16 Desember 2019 di unit kerja masing-masing peserta.

Pada kesempatan ini, Muhammad Miftah Baay selaku Kepala BPSDM Provinsi Malut dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah unsur utama sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara yang memiliki peranan penting dalam memberikan kontribusi bagi keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sosok PNS yang mampu mejalankan peranan tersebut yaitu PNS yang memiliki kompetensi, diindikasikan dari sikap dan perilaku yang memiliki kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral baik, profesional, sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk membentuk PNS yang ideal tersebut maka diperlukan pembinaan bagi CPNS melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS. Latsar CPNS ini untuk membentuk CPNS agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil. Tugas dan peranan seorang PNS tidaklah mudah karena selain sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas tugas umum pemerintah dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kegiatan dan pelayanan publik yang profesional, bebas intervensi politik serta bersih dari praktek-praktek KKN, PNS juga dituntut untuk dapat mengelola pra-kondisi bangsa dalam upaya mencapai visi dan misi negara. Miftah menyampaikan bahwa ia berharap pelatihan ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh sehingga apa yang diharapkan dari Latsar CPNS ini bisa terwujud, sebab negara yang kuat ditopang oleh ASN yang kuat, ASN yang kuat dihasilkan dari Diklat yang sungguh-sungguh dan berkualitas. Diakhir sambutannya, Miftah mengucapkan selamat mengikuti Latsar CPNS bagi para peserta, ia berharap mudah-mudahan peserta diberikan kesehatan, kesabaran, keuletan, sehingga dapat mengikuti Latsar ini dengan baik.

Sambutan Rektor Universitas Khairun

Selanjutnya, Rektor Universitas Khairun Ternate, Husen Alting dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti karena telah mengijinkan Latsar CPNS Golongan III boleh dilaksanakan di Universitas Khairun, serta menyampaikan terima kasih pula kepada Kepala BPSDM Prov.Malut karena bersedia untuk bekerja sama menyelenggarakan Latsar CPNS Golongan III di Universitas Khairun. Dalam kesempatan ini Rektor mengingatkan kepada peserta Latsar CPNS yang terdiri dari Dosen, agar menjauhi serta menghindari kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan radikalisme atau organisasi-organisasi yang tidak patut diikuti sebagai PNS baik di dunia nyata maupun dunia maya, dan agar peserta lebih bijaksana dalam menggunakan sosial media, tidak mengunggah hal-hal yang berbau radikal melalui sosial media karena semuanya bisa ditelusuri apalagi di dunia maya semua hal bisa meninggalkan jejak digital yang akan mudah ditemukan lagi. Husen berpesan agar para peserta jangan sekali-kali membangun paham radikalisme, ketidakharmonisan dan sebagainya. Harapannya agar para peserta Latsar CPNS yang berjumlah 80 orang tersebut nantinya tidak akan ditemukan mengunggah hal-hal terkait radikalisme melalui sosial media, karena hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang maka apabila ditemukan akan berpengaruh terhadap kelulusan Latsar CPNS yang nantinya juga akan berpengaruh terhadap kelulusan sebagai PNS. Diakhir sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa akan menyerahkan hasil akhir Latsar CPNS ini kepada BPSDM Provinsi Malut dan berharap semua bisa berhasil dalam pelaksanaan karena Universitas Khairun membutuhkan tenaga-tenaga Dosen tersebut untuk dapat bekerja secara profesional.

Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti, Wisnu S. Soenarso yang berkesempatan hadir dalam Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS di Universitas Khairun dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pelatihan Dasar CPNS ini terintegrasi dan melibatkan unit kerja, peserta nantinya akan diminta membuat aktualisasi yang berkaitan dengan unit kerja dan melibatkan mentor sebagai pembimbing. CPNS sekarang tidak seperti CPNS jaman dulu, setelah mengajar lalu pulang ke rumah sehingga tidak tahu perkembangan perguruan tinggi, Wisnu menegaskan bahwa para CPNS harus aktif mengembangkan dan membangun Universitas Khairun, serta mampu membangun kerjasama sehingga Universitas Khairun bisa meraih peringkat yang lebih baik. Menjadi pegawai negeri tidak hanya menjalankan rutinitas mengajar semata tetapi harus mampu menjalankan tridharmanya dan berperan aktif di kampus mengembangkan organisasi di Universitas Khairun. Pada pelatihan dasar ini peserta harus membuat aktualisasi yang berkaitan dengan unit kerjanya, aktualisasi sebagai nafas segar untuk bagaimana memperbaiki unit kerja masing-masing peserta sehingga diharapkan melalui aktualisasi tersebut para peserta dapat memperbaiki birokrasi di Universitas Khairun. Kapusdiklat menyampaikan bahwa ikut diklat itu menyenangkan, sehingga ia berpesan agar pelatihan dasar ini tidak dijadikan beban dan juga tidak boleh dipermainkan atau dianggap remeh, atribut dosen harus dilepaskan selama pelatihan dasar ini, peserta harus bisa membawa diri dalam suasana pembelajaran sebab sopan santun akan dibentuk selama proses pelatihan dasar ini. Wisnu berharap, melalui pelatihan ini interaksi antar fakultas dan antar jurusan bisa lebih baik sehingga nantinya bisa mengembangkan konsorsium atau riset bersama diantara dosen.

Sambutan Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti

Pesan Kepala Pusdiklat kepada Rektor Universitas Khairun agar para CPNS dikumpulkan lagi di kampusnya atau istilahnya diinduksi selama kurang lebih 2 minggu, kemudian diberikan pengertian bagaimana nilai-nilai Universitas Khairun dan manajemen perguruan tinggi, karena peserta Latsar CPNS ini sebagai next generation yang akan membawa Universitas Khairun menjadi lebih baik. Kapusdiklat memberi perintah kepada para peserta Latsar CPNS agar peserta lulus dengan nilai yang sangat memuaskan atau nilai minimum 90,1, peserta harus menjadi pembeda dengan unit lain di pemerintahan dengan berkompetisi diantara rekan-rekan sendiri untuk menjadi yang terbaik karena predikat yang terbaik akan selalu dibawa sampai seterusnya menjadi PNS bahkan hingga kelak dikemudian hari menjadi pemimpin. Pelatihan dasar ini akan menjadi tempat untuk membangun dan membentuk karakter, syarat pelatihan ini diungkapkan oleh Kapusdiklat adalah sehat dan sabar, peserta diminta untuk menjaga kesehatan serta sabra dan taat pada aturan yang berlaku di lembaga diklat. Diakhir sambutannya, Kapusdiklat membuka secara resmi Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Universitas Khairun kerjasama Pusdiklat Kemenristekdikti dengan BPSDM Provinsi Malut dan Universitas Khairun.