PELATIHAN ANALIS JABATAN ANGKATAN III DAN PELATIHAN MANAJEMEN ASN ANGKATAN II TAHUN 2019 RESMI DIBUKA

Yogyakarta, 28 Oktober 2019 – Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti Wisnu S Soenarso didampingi Kepala Subbidang Penyelenggara Diklat Teknis Sugiyo Pranoto membuka Pelatihan Analis Jabatan Angkatan III dan Pelatihan Manajemen ASN Angkatan II Tahun 2019. Bertempat di Hotel Grand Tjokro Yogyakarta, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja pegawai, serta meningkatkan kualitas dan kinerja pegawai pemerintahan yang berorientasi pada profesionalisme.

Dalam laporannya, Sugiyo menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama lima hari mulai 28 Oktober sampai dengan 1 November 2019 dengan jumlah peserta sebanyak  35 orang untuk Pelatihan Manajemen ASN dan 36 orang untuk Pelatihan Analis Jabatan yang berasal dari PTN di seluruh Indonesia.

Wisnu menyampaikan bahwa terkait dengan kembali bergabungnya Dikti dengan Dikbud sementara itu materi yang akan diberikan pada diklat kali ini akan bersifat universal sehingga materi ini dapat digunakan dan bermanfaat dimanapun nanti instansi kita akan bergabung. Wisnu juga mengharapkan kepada para peserta agar dapat menggunakan waktu pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, bertanya sebanyak-banyaknya agar ilmu yang didapat bisa diimplementasikan di unit kerja masing-masing.

Pada kesempatan ini, Wisnu juga menyampaikan materi terkait dengan Reformasi Birokrasi. Dalam target kinerja sasaran program Kementerian Ristekdikti 2015-1019 ada point penting terkait tingkat kesesuaian kompetensi pejabat. Point tersebut seringkali meleset karena ada beberapa pejabat yang menduduki jabatan yang tidak sesuai dengan kompetensinya. Hal ini dapat dijadikan bahan diskusi dalam pelatihan kali ini. Kompetensi seperti apa yang harus kita bangun dalam melaksanakan organisasi kita.

Iwan Santoso Kasubbag Kepegawaian dari Universitas Trunojoyo Madura yang menjadi salah satu peserta Pelatihan Analis Jabatan mengatakan merasa perlu mengikuti pelatihan ini dikarenakan selain dapat membantu dalam bidang pekerjaannya yg sesuai dengan bagiannya, ilmu yang didapat juga dapat diterapkan di unit kerjanya nanti. “Saya berharap untuk pelatihan semacam ini harus sering dilakukan karena sangat bermanfaat bagi yang belum terlalu paham mengenai uraian jabatan, peta jabatan, dan struktur organisasi sehingga formasi-formasi yang ada di Fakultas-Fakultas dapat tercukupi” ujarnya.

Sama halnya dengan Iwan, salah satu peserta Pelatihan Manajemen ASN Abdul Majid Kepala Bagian Kepegawaian dari Universitas Borneo Tarakan mengharapkan dengan adanya Pelatihan Manajemen ASN ini para peserta yang bekerja di bagian kepegawaian dapat mengetahui hal-hal teknis terutama dalam hal pengadaan, rekruitmen PNS, hak-hak PNS, jaminan tua, dan lain sebagainya. “Semoga semua hal terkait itu bisa didapatkan dalam diklat ini” harapnya.

Iwan Santoso & Abdul Majid peserta Pelatihan Analis Jabatan dan Manajemen ASN

Foto bersama peserta Pelatihan Analis Jabatan Angkatan III

Foto bersama peserta Pelatihan Manajemen ASN Angkatan II

Kegiatan Pelatihan dimulai dengan pretest pada masing-masing pelatihan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Pusat Pengembangan Aparatur Sipil Negara Ahmad Jalis. Materi yang disampaikan untuk Pelatihan Analis Jabatan adalah Kebijakan Manajemen dan Pengembangan ASN, sedangkan materi yang disampaikan untuk Pelatihan Manajemen ASN antara lain Pengarahan Program, Kebijakan Manajemen dan Pengembangan ASN, dan Organisasi dan Jabatan.

Penyampaian Materi oleh Kapusbang pada kelas Pelatihan Analis Jabatan

Penyampaian Materi oleh Kapusbang pada kelas Pelatihan Manajemen ASN

                                                                                                                           NC/EY