CARAKA MALAM LATSAR GOLONGAN III KERJASAMA PUSDIKLAT KEMENRISTEKDIKTI DENGAN BPSDM GORONTALO TAHUN 2019

Gorontalo, 26 Oktober 2019 – Sebanyak 72 peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 18 dan 19 mengikuti kegiatan Caraka Malam di Kampus BPSDM Gorontalo. Caraka malam yang merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Kesiapsiagaan Bela Negara dikemas berbeda dan memiliki cerita yang penuh makna.

Foto tim liputan Pusdiklat: Aneka perlombaan ketahanan Fisik

Hari sebelumnya para peserta mengikuti materi ketahanan fisik pada rangkaian pendidikan bela negara. Kegiatan ini adalah berupa perlombaan dimana dari 80 peserta dibagi menjadi delapan kelompok. Perlombaan tersebut dimaksudkan untuk melatih kerja sama tim dan koordinasi.


Foto tim liputan Pusdiklat: Pengarahan dari BPSDM Kemendagri

Proses Caraka Malam diawali dengan pengarahan yang dilakukan oleh Lamimi Adam dari BPSDM Kementerian Dalam Negeri. Dalam arahannya Lamimi Adam menjelaskan mengenai tata cara Caraka Malam yang akan dilakukan, yaitu: terdapat lima pos yang akan dilalui peserta; peserta berjalan sendiri-sendiri dengan alat bantu gelang stik cahaya warna hijau menelusuri kebun warga, sungai, dan hutan yang gelap dan sunyi; peserta diberikan satu misi rahasia yang harus dihafalkan dan dijaga kerahasiaannya hingga sampai ke pos terakhir; di pos terakhir misi rahasia tersebut disampaikan kepada orang dengan tanda pengenal memakai gelang stik cahaya warna merah; jika peserta tidak dapat menyimpan misi rahasia tersebut sampai di pos terakhir, maka peserta dinyatakan gugur dan tidak boleh melanjutkan perjalanan.


Foto tim liputan Pusdiklat : Situasi pos keberangkatan

Setelah selesai pengarahan, peserta dibawa ke pos pemberangkatan, peserta diberangkatkan satu persatu sesuai dengan urutan absen, sebelum pemberangkatan peserta diberikan informasi rahasia yang harus mereka hafalkan dan sampaikan kepada orang yang ciri-cirinya telah disebutkan saat pengarahan. Di pos pertama, peserta ditanya tentang kecintaan kepada tanah air; Pos kedua, peserta ditanyakan mengenai kesadaran berbangsa dan bernegara; Pos ketiga, keyakinan kepada Pancasila sebagai ideolog negara dan kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara; Pos keempat, kemampuan awal bela negara baik secara psikis maupun fisik, dan semangat dalam mewujudkan negara yang berdaulat, adil, dan makmur. Pos kelima peserta akan bertemu dengan orang dengan ciri-ciri yang telah disampaiakan saat pengarahan dan peserta wajib menyampaikan informasi rahasia yang telah diberikan pada pos pemberangkatan. Masing-masing pos dijaga oleh satu orang. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, panitia mengerahkan petugas keamanan dan petugas medis.

Seluruh peserta melakukan proses Caraka Malam dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan: (1) peserta menyampaikan pesan kepada orang yang benar dan (2) lebih dari 90% peserta menyampaikan informasi rahasia dengan benar. Dari seluruh peserta yang telah mengikuti proses Caraka Malam, melalui proses evaluasi dari masing-masing penjaga pos setelah proses Caraka Malam selesai diputuskan tiga peserta terbaik. Dari Angkatan 18 adalah: (1) Ade Yusupa, (2) Gresty N.M., (3) Melky K.E. Paendong, sedangkan tiga terbaik dari angkatan 19 yaitu:  (1) Apriyanto A.J. Pauweni. (2) Stevani Alen Nelwan, (3) Monique P. Fransiska Rotty.

Setelah seluruh peserta melewati lima pos dengan berbagai rintangan, peserta kemudian mengikuti acara Api Semangat Bela Negara yang dipimpin oleh Kepala Bidang Diklat Muhammad Safril. Pada Api Semangat Bela Negara seluruh peserta mencium Bendera Merah Putih sebagai bentuk rasa cinta terhadap Tanah Air, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi dan pembacaan doa, acara tersebut sekaligus menutup rangkaian kegiatan Caraka Malam.

Adanya kegiatan Caraka Malam ini selain untuk membentuk jiwa-jiwa yang mandiri, pemberani dan pantang menyerah diharapkan dengan kemampuan menyimpan rahasia organisasi peserta Pelatihan Dasar CPNS dapat menanamkan loyalitas terhadap Bangsa dan Negara sebagai bentuk Bela Negara. Lebih umumnya lagi, untuk menjadikan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter dalam keberagaman.

 

GALERI :

MT/IL