PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL (HARDIKNAS) 2019: MEWUJUDKAN “SDM KOMPETITIF, INOVATIF, DAN BERKARAKTER”.

Depok – Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 digelar Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Lapangan Upacara Universitas Indonesia, Depok. Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Pejabat Eselon I, II, II dan IV di Unit Utama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

 Peserta Upacara Hardiknas 2019

“Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif, dan Berkarakter” menjadi tema yang diangkat dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019. Tema ini sangat relevan untuk menggambarkan perkembangan dan kecepatan perubahan dunia saat ini dimana otomatisasi telah menggantikan sebagian pekerjaan yang sudah ada. Menristekdikti selaku Pembina Upacara Hardiknas 2019 mengingatkan bahwa upacara Hardiknas 2019 mesti menjadi momentum refleksi dan mengukur langkah ke depan bagi pendidikan tinggi untuk mampu menjawab tantangan dan merealisasikan peluang tersebut.

“Perguruan tinggi Indonesia dituntut untuk ikut berevolusi dan didorong kesanggupannya untuk melakukan upaya transformasi digital dalam penyelenggaraan kegiatan tridharma dan pengelolaan perguruan tinggi.” ungkap Menristekdikti

Ia menjabarkan bahwa dalam revolusi pendidikan tinggi sekarang ini bisa temui berbagai jenis online education, MOOCs (massive open online courses), hingga cyber university; yang telah dikembangkan oleh universitas-universitas ternama di dunia termasuk telah pula dilakukan oleh beberapa kampus di Indonesia, yang menyediakan berbagai mata kuliah baru seperti big data, data analytics, entrepreneurship dan lain-lain.

Selain itu, Nasir mengamahkan bahwa dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dan society 5.0 urusan kemanusiaan menjadi sangat penting. Pembangunan karakter juga merupakan agenda prioritas bersama. Karakter manusia yang dibangun bercirikan dengan kemampuan menegakan kebenaran,kejujuran, keadilan, kebajikan, tanggung jawab dan cinta tanah air.

Interaksi antar mahasiswa dengan dosen dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda harus ditingkatkan untuk memunculkan ide kreatif, inovatif, kolaboratif dan berjati diri. Karena menurut Nasir, kemajuan teknologi menandakan majunya pendidikan dan ilmu pengetahuan yang tetap harus memartabatkan manusia dan mensejahterakan manusia dan bangsa Indonesia

Di akhir pidatonya, Menristekdikti menekankan pentingnya belajar sepanjang hayat di era distrupsi. “Kita sebagai insan pendidikan tinggi harus memahami dan mengembangkan teknologi dan terus menciptakan inovasi disertai kemampuan belajar sepanjang hayat (long-life learning). Melalui kemampuan ini, kualitas manusia akan terus terjaga dalam era disrupsi ini”.

Pada Upacara Hardiknas 2019, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemenristekdikti, Wisnu S, Soenarso mendapat kehormatan untuk menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya atas kecakapan, kesetiaan, dan pengabdian selama 30 tahun mengabdi untuk Indonesia. Selamat Hari Pendidikan Nasional.

 Menristekdikti menyematkan lencana Satyalancana Karya Satya kepada Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti

   Kepala Pusdiklat mendapatkan selamat dari Menristekdikti

Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti mendapat Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

                                                                                        ……(tkp)….