PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL (HARKITNAS) 2019: BANGKIT UNTUK BERSATU.

 

Jakarta- Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2019 digelar Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Badan Standardisasi Nasional (BSN) di lapangan upacara Gedung BPPT Lantai 3. Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dan dihadiri oleh Pejabat struktural dan Fungsional beserta pegawai di Kementerian dan Badan tersebut.

“Bangkit Untuk Bersatu” menjadi tema yang diangkat dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2019. Tema ini sangat relevan untuk merekatkan kembali persatuandan kesatuan pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat. Dalam sambutan Menkominfo yang disampaikan oleh Sesmenko Maritim (Laksda TNI (Purn) Agus Purwoto) mengungkapkan “ Sumpah Palapa merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.”

Sesmenko Maritim menguraikan “ tahap-tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa. Sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini. Sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, dalam waktu yang tidak lama lagi.”

Selain itu, Laksda TNI (Purn) Agus Purwoto juga menambahkan peringatan Harkitnas yang bertepatan dengan bulan Ramadhan , kiranya dapat menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran berita bohong dan fitnah.

Pada akhir pidatonya, Laksda TNI (Purn) Agus Purwoto menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa, “Bangsa ini adalah bangsa yang besar. Yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam dwilingga salin suara berikut ini: gotong-royong. “

 Peserta Upacara Harkitnas 2019

Dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam aras ekonomi dunia. Bersama negara-negara besar lainnya seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh besar, bahkan lima besar dunia, dalam 10 sampai 30 tahun mendatang. Kuncinya terletak pada hasrat kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja. Kita harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan.

ND/IL