MENRISTEKDIKTI AJAK BERBAGAI PIHAK UNTUK MENGERATKAN TALI SILATURAHMI DI BULAN SUCI RAMADHAN

Sambutan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

Rabu, 20 Mei 2019 Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir hadir di Lobby Graha Widya Bhakti Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Menristekdikti dengan Segenap Keluarga Besar Puspiptek. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Puspiptek Sri Setiawati, Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Muhamad, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im, Kepala Bagian Tata Usaha Pusdiklat Kemenristekdikti Siti Aminah, perwakilan dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Rektor Institut Teknologi Indonesia (ITI), Perwakilan Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Bina Nusantara.

Dalam sambutannya, Mohamad Nasir mengajak seluruh pihak yang hadir melalui kegiatan ini bisa mengeratkan tali silaturahmi. Dalam kesempatan ini juga ditekankan mengenai pentingnya inovasi untuk Indonesia. “Di Puspiptek ini merupakan pusat pengejawantahan para intelektual, dimana para intelektual yang sudah bekerja ditempat ini menghasilkan suatu inovasi yang bermanfaat untuk Indonesia, banyak yang telah dicapai”, ungkapnya. Mohamad Nasir juga menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa meninggalnya KPPS saat pelaksanaan pesta demokrasi. “Mudah-mudahan melalui inovasi, pengalaman yang terjadi ini, supaya kasus kemarin tidak akan terjadi, meninggalnya para petugas KPPS”, imbuhnya.

Sebagai contoh pemanfaatan inovasi yang pernah dilakukan dengan melakukan e-voting di Kabupaten Pemalang. Di Kabupaten Pemalang terdapat 18 Desa yang dilakukan secara bersama-sama dengan tingkat kesalahannya 0%. Pertama, Daftar Pemilih Tetap (DPT) itu ditetapkan oleh Dukcapil, selanjutnya data dari Dukcapil dikonekkan dengan data yang ada di Desa itu. Orang yang sudah terdaftar di DPT nantinya akan melakukan pemilihan, sehingga disitu ada identifikasi (verify). Verifiying ini mereka lakukan untuk memverifikasi apakah mereka yang memilih benar penduduknya atau tidak. Kemudian ketika KTP-nya ditempelkan kemudian keluar NIK-nya, berarti benar merupakan warga desa tersebut. Tahapan berikutnya adalah e-voting, tinggal mencocokan gambar calon yang dipilih, kemudian tinggal pilih setuju. Pada saat itu jam satu langsung sudah terlihat hasilnya. “Jumlah warga yang nyoblos dan berapa yang tidak, si A dapat berapa, si B dapat berapa dan tingkat kesalahan yang dilakukan oleh BPPT pada saat itu adalah 0%”, ungkapnya. Inovasi ini tentunya dapat digunakan oleh Kabupaten Tangerang atau saat Pemilihan Wali Kota Tangerang nantinya.

Mohamad Nasir juga mengajak seluruh pihak yang telah bekerja keras setiap hari untuk memanfaatkan momen acara ini untuk mendengarkan khasanah sambil menunggu berbuka puasa serta bisa mendapatkan tambahan siraman rohani. Di akhir sambutannya, Mohamad Nasir mendoakan agar seluruhnya tak terkecuali adik-adik dari Panti Asuhan diberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa hingga akhir Bulan Suci Ramadhan. “Mudah-mudahan selalu mendapatkan bimbingan dari Allah SWT”, pungkasnya.

Setelah memberikan sambutannya, Mohamad Nasir didampingi oleh Hasibyah, Sekjen Kemenristekdikti dan Kepala Puspiptek memberikan santunan kepada 5 orang putra dan 5 orang putri perwakilan anak yatim. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian siraman rohani oleh HM. Mujib Qulyubi sambil menunggu waktu berbuka puasa. Kegiatan ditutup dengan Sholat Maghrib Berjamaah dan Ramah Tamah.

Mohamad Nasir memberikan santunan kepada perwakilan Anak Yatim

Mohamad Nasir memberikan santunan kepada perwakilan Anak Yatim

Mohamad Nasir bersama 10 perwakilan Anak Yatim didampingi oleh Hasibyah, Sekjen Kemenristekdikti dan Kepala Puspiptek

Kegiatan Buka Puasa ini merupakan sebuah rangkaian kegiatan dimana sebelumnya juga dilaksanakan beberapa kegiatan dimulai pukul 12.00 s.d 12.30 Sholat Dzuhur Berjamaah, Talk Show Iptek dalam Perspektif Islam “Halal is My Life” dari pukul 13.15 s.d. 15.00, Sholat Ashar Berjamaah, dan Khataman Qur’an. Dalam Talk Show Iptek mengundang dua Narasumber. Narasumber pertama adalah Priyo Wahyudi, Peneliti BPPT serta Auditor Halal LPPOM MUI membawakan materi Produk Halal, Sertifikasi Halal dan Sains Halal. Narasumber kedua adalah Yusraini Dian Inayati Siregar, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Auditor Halal LPPOM MUI DKI Jakarta.

MAS