PELATIHAN DASAR CPNS KEMENRISTEKDIKTI DI MAKASSAR RESMI DITUTUP

Pelatihan Dasar CPNS Kemenristekdikti kerjasama Pusdiklat Kemenristekdikti dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BPPK)  Makassar resmi ditutup. Penutupan pelatihan dilakukan oleh Kepala  Pusdiklat Kemenristekdikti, Wisnu S Soenarso didampingi Kepala BPPK Makassar, Laode Musafin. Pelatihan Dasar CPNS Kemenristekdikti ini diikuti oleh sebanyak 80 orang calon dosen  dari berbagai perguruan tinggi di lingkungan Kemenristekdikti seperti dari   ITS Surabaya, Unair, UGM,  Univ Brawijaya, Unhas, Univ Mulawarman, Institut Teknologi Kalimantan, Univ Negeri Malang, UNESA, UPN Jawa Timur, Univ Sulawesi Barat, dan Univ Negeri Yogyakarta. Pelatihan berlangsung selama 51 hari kerja, dimulai dari tanggal 12 Februari – sampai dengan 24 April 2019.

Dalam pengarahannya, Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti meminta agar peserta Latsar setelah kembali ke tempat mengaktualisasikan nila-nilai dasar Aparatur Sipil Negara yang telah dipelajari selama pelatihan seperti nilai bela negara, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kreatif dan inovatif. “Jadilah Saudara-saudara menjadi pemimpin perubahan  dan tetap membangun networking” ujar nya memberi semangat. Beliau juga memberi apresiasi kepada peserta yang telah belajar dengan sungguh-sungguh selama pelatihan yang ditandai dengan predikat kelulusan yang cukup baik yakni sekitar 40 persen peserta lulus dengan predikat sangat memuaskan. Penghargaan dan apresiasi juga disampaikan kepada pimpinan dan jajaran BPPK Makassar atas kerjasama dalam kegiatan Diklat Prajabatan dan Pelatihan Dasar CPNS yang telah terjalin dengan baik dalam 3 tahun terakhir.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Pusdiklat juga menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga orang peserta terbaik dari masing-masing angkatan. Peserta terbaik dari Angkatan I adalah: 1. Danu Utama (ITS), 2. Amalia Norma Dewi (Univ Negeri Malang), 3. Made Gitanadya Ayu (Unair). Sedangkan peserta terbaik dari Angkatan II adalah; 1. Muhammmad Mufti Asis (UGM), 2. Nirmala Adhi (Univ Yogyakarta), dan 3. Mu’min (Univ Sulawesi Barat).

 

Pusdiklat/RS