MENYENANGKAN DAN SARAT DENGAN MAKNA KEGIATAN KESIAPSIAGAAN BELA NEGARA PELATIHAN DASAR CPNS GOL. III ANGKATAN II 2019

Kamis 21 Februari 2019, bertempat di Kawasan Puspiptek Serpong, Pusdiklat Kemenristekdikti melakukan kegiatan Kesiapsiagaan Bela Negara untuk 40 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Golongan III Angkatan II Tahun 2019 di Lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 21 sampai 23 Februari 2019.

Diawali dengan pemeriksaan kesehatan terhadap peserta oleh Tim Balai Kesehatan (Balkes) Puspiptek, pada kegiatan hari pertama peserta diajak untuk mengenal Mars Bela Negara, juga melatih daya kosentrasi dan kekompakan melalui Pelatihan Baris Berbaris. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan materi Etika dan Keprotokolan dan materi Jasmani yang disampaikan oleh Tim Bela Negara Pusdiklat Lalang Saksono dan Heri Widyawati yang didampingi oleh Tim Resimen Induk Kodam (Rindam) Jaya.

Pada hari kedua, perserta membentuk kelompok senam untuk melatih keseimbangan dan kreatifitas masing masing kelompok. Ada juga permainan kewaspadaan dini untuk melatih kekompakan tim, belajar memimpin, berinteraksi serta menyamakan pandangan. Kegiatan pada hari kedua ini diakhiri dengan latihan upacara.

Peserta melakukan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Balai Kesehatan Puspiptek

Lalang Saksono memberikan materi Etika dan Keprotokolan

Heri Widyawati memberikan materi Jasmani

 

Peserta antusias mengikuti senam dan permainan yang diberikan

Kepala Pusdiklat, Wisnu S Soenarso turut ikut serta dalam kegiatan latihan upacara

Hari ketiga, sebelum acara puncak pada malam hari peserta diminta untuk mengikuti lomba Yel-Yel. Kegiatan lomba ini sebagai penutup rangkaian kegian Kesiapsiagaan Bela Negara yang telah dua hari dilaksanakan di lapangan.

Beberapa kelompok mengikuti lomba Yel-Yel dengan semangat dan kompak

Rangkaian kegiatan Kesiapsiagaan Bela Negara diakhiri dengan Caraka Malam dan Api Semangat Bela Negara. Peserta diminta untuk melalui enam pos yang tersebar di Kawasan Puspiptek Serpong dalam keadaan gelap dan sunyi. Pada pos satu sebagai pos Start peserta dilepas untuk berjalan sendirian dengan diberikan satu misi rahasia yang wajib untuk dijaga kerahasiaannya sampai pada pos terakhir dan apabila peserta tidak dapat menjaga misi rahasia tersebut sampai di pos terakhir maka peserta dinyatakan gugur dan tidak boleh melanjutkan perjalanan.

Pos lainnya adalah pos dua pos “Tes Cinta Tanah Air”, pos tiga pos “Kesadaran Bebangsa dan Bernegara”, pos empat pos “Yakin Pancasila sebagai Ideologi Negara”, pos lima pos “Rela Berkorban demi Bangsa dan Negara”, dan terakhir pos enam sebagai titik akhir menuju lokasi Api Semangat Bela Negara. Pada masing-masing pos tersebut selain peserta akan digali informasi mengenai misi rahasia yang mereka bawa, peserta juga akan digali pengetahuannya mengenai makna dari masing-masing nama pos tersebut sebagai salah satu nilai Bela Negara.

Peserta saat berjalan sendiri menelusuri hutan Kebun Provinsi Puspiptek Serpong dalam keadaan gelap dan sepi

Peserta berhenti pada setiap pos dan digali informasi dan pengetahuannya tentang nilai-nilai Bela Negara

Pimpinan upacara, Kepala Bidang Penyelenggara Ruben Silitonga menyalakan Api Semangat Bela Negara

Peserta menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan mencium Bendera Merah Putih sebagai wujud Cinta Tanah Air

Kegiatan Caraka Malam ditutup dengan pembacaan puisi, pembacaan doa, pembacaan ikrar Bela Negara, dan Penciuman Bendera Merah Putih pada Api Semangat Bela Negara yang dipimpin oleh Ruben Silitonga, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pusdiklat Kemenristekdikti.

EY/NC