Penutupan Latsar CPNS Golongan III Angkatan II

     Tangerang Selatan, Sabtu 24 November 2018 – Akhirnya, seluruh rangkaian Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Golongan III Angkatan II resmi ditutup oleh Wisnu S. Soenarso, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Pusdiklat Kemenristekdikti), didampingi oleh Ruben Silitonga, Kepala Bidang Penyelenggara Pusdiklat, Agus Sediadi dan Asih Setiawati, widyaiswara Pusdiklat serta pejabat struktural Pusdiklat. Pelatihan yang dimulai tanggal 9 Juli 2018 ini terdiri dari dua kali metode klasikal dan 33 hari non klasikal (off campus) yang mengacu pada Peraturan LAN Nomor 25 Tahun 2018 dengan total sebanyak 1141 jam pelatihan. Pada on campus 2 peserta diminta kembali untuk mempresentasikan hasil aktualisasinya pada on campus 2 dihadapan mentor, coach dan penguji.

Dalam laporannya, Ruben Silitonga sebagai ketua panitia mengumumkan sebanyak 40 orang peserta dari 13 unit kerja di lingkungan Kemenristekdikti dinyatakan lulus 100% berdasarkan evaluasi akademik, aktualisasi, sikap peserta dan evaluasi peningkatan bidang tugas dan diberikan piagam kepada tiga peserta terbaik berturut-turut yaitu Dean Apriana Ramadhan (IPB), Maulana Rizqi (Inpektorat Jenderal), Bayu Winata (IPB). “Selamat kepada semua peserta, semoga pengetahuan yang diperoleh dapat terus diaktualisasikan dan menjadi habituasi dalam kehidupan sehari-hari” tambahnya lagi sebelum mengakhiri.

“Latsar ini adalah pelatihan terintegrasi dan menjadi ASN tidak terbatas pada pelatihan ini saja, silahkan terus meningkatkan kompetensi, kejadian penting diluar sana terus diantisipasi dan mari kita membangun negara ini secara utuh dengan mengaplikasikan nilai-nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi)” kata Wisnu mengawali sambutannya, beliau juga  berpesan agar para alumni dapat memberikan masukan demi peningkatan Kampus Pusdiklat Kemenristekdikti. Ditambahkannya lagi bahwa masih ada sekitar 800 CPNS yang belum beruntung mendapat panggilan mengikuti Latsar tahun  2018 dan sebelum menjadi PNS, masih ada 2 syarat yang harus dilalui peserta yaitu tes kesehatan dan pengangkatan sumpah PNS “Diharapkan nanti pada awal tahun depan, kalian sudah mendapat gaji PNS 100%” kata Wisnu sebelum mengetok palu yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Satu orang perwakilan peserta, Yunita Triana dari Institut Teknologi Kalimantan saat didaulat menyampaikan kesan dan pesan selama Latsar menyampaikan terimakasih dan mengajak rekan-rekannya menjadi ágen of change’  di lingkungan kerja agar citra PNS yang saat ini masih  dianggap kurang baik di mata masyarakat “kalau dulu saat saya menjadi dosen tetap non PNS, prinsip saya  ‘yang penting instruksi atasan terlaksana’, tetapi sekarang setelah saya menjadi PNS yang telah mengikuti pelatihan ini, akan berusaha bertindak dan bekerja secara profesional”. Pada wawancara terpisah, satu peserta terjauh yaitu Sarah Hagia Lestari dari Universitas Papua menyampaikan kepuasannya terhadap layanan yang diterima selama pelatihan, semua kebutuhan dan service yang luar biasa dari panitia penyelenggara, tidak lupa juga kepada widyaiswara “Saya rasa metode pembelajaran di dalam kelas masih harus terus ditingkatkan dan terlebih agar dapat menyesuaikan dengan waktu, saat dimana peserta butuh games atau jokes”. Hal ini seirama dengan usulan dari Maulana Rizqi, peserta terbaik 2 yang berasal dari Inspektorat Jenderal yang merasa sangat berbahagia “Pelatihan ini bukan saja kewajiban untuk menjadi PNS tetapi kami memang sangat membutuhkan pelatihan seperti ini untuk menjadikan karakter yang baik dan bekerja secara professional” ditambahkannya lagi bahwa selama pelatihan semua peserta diperlakukan sama meskipun dari jenjang pendidikan yang berbeda “disinilah kami saling berbagi dan transfering knowledge, untuk membangun satu sama lain” tuntasnya saat diwawancara setelah acara penutupan selesai. Selamat kembali ke institusi masing-masing dan tetaplah jadi PNS yang professional.

Roma Mantin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + eleven =