‘Reuni’ Pada Acara Evaluasi Pasca Diklat Protokol

     Bogor, 21 Agustus 2018 – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Pusdiklat Kemenristekdikti) baru pertama kalinya menyelenggarakan evaluasi pasca diklat dengan langsung mengundang seluruh peserta yang sebelumnya telah mengikuti diklat protokol angkatan 1 tahun 2017 yang telah dilaksanakan Pusdiklat Kemenristekdikti bekerjasama dengan Pusdiklat Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg) di Jakarta pada tanggal 17-21 Juli 2017. Hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui secara langsung bagaimana pendapat peserta setelah mengikuti pelatihan protokol dan bagaimana hasilnya setelah mempraktekkannya di lapangan.

     Penyelenggaraan evaluasi pasca diklat ini dirasakan seperti reuni pertama bagi peserta yang memang masih keep contact melalui aplikasi whatsapp, peserta berasal dari berbagai daerah diantaranya dari Universitas Andalas, Universitas Mulawarman, IPB, UPN Yogyakarta, ISI Denpasar, Universitas Nusa cendana, dan juga dari unit pusat yaitu Puspiptek dan Pusdiklat. “Pelatihan seperti ini sangatlah bermanfaat, dan sudah langsung kami praktekkan di Universitas, kalau memungkinkan, kami diberikan lagi diklat protokol tingkat lanjutan” Kata Saryono, staf protokol Universitas Jenderal Soedirman saat diwawancarai tim Buletin Pusdiklat.

     Antusias peserta sangat jelas terlihat jelas manakala IPB mengrimkan tiga orang peserta meskipun seyogianya yang diundang hanya satu orang karena Jumiko F. Kotianto, Kepala Sub Bagian Protokol ingin mengkader dua orang staf protokol, Lucyawati dan Usman dan lagi satu orang dari sub bagian protokol IPB, Mayrianti Annisa Anwar, telah di promosi menjadi Kepala Sub Bagian Kerjasama Dalam Negeri, Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Kemenristekdikti.

     Semua peserta diminta menyampaikan pengalamannya masing masing dilapangan dalam mengaktualisasikan apa yg didapat selama mengikuti diklat protokol setahun yang lalu. Hal ini sesuai dengan target sub bidang program dan evaluasi yang mengadopsi metode evaluasi Kirkpatrick “12 bulan adalah periode evaluasi yang sangat tepat untuk mengetahui perubahan, perkembangan 3 unsur evaluasi yaitu peningkatan pengetahuan, peningkatan keterampilan dan unsur perilaku” tutur Hasmo Sadewo, Kepala Sub Bidang Program dan Evaluasi Pusdiklat dalam paparannya setelah acara dibuka secara resmi oleh Lanjar, Kepala Bidang Program dan Kerjasama Pusdiklat.

     Pertemuan selama dua hari (20-21 Agustus 2018) di Bumi Katulampa Resort and Convension, diisi dengan materi yang cukup padat dengan adanya pembekalan materi keprotokolan tingkat lanjut yang disampaikan oleh Sandra Erawanto, widyaiswara Pusdiklat Kemensetneg yang juga sudah memberikan materi pada diklat sebelumnya. Beberapa materi juga disampaikan pengulangan untuk merefresh pengetahuan peserta dengan disertai banyak praktek seperti cara mengatur tata letak meja-kursi diruangan, kondisi tersenyum, otak kiri vs otak kanan, bahkan cara berjalan dan simulasi menerima tamu. “Jiwa protokol harus melekat dan ada banyak orang yang saya tahu tidak mau dilantik, menolak jabatan sampai dia pensiun” Ujar Sandra sebelum mengakhiri materi.

Siti Aminah/Roma Mantin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 2 =