Mencetak Pemimpin Yang Berinovasi

      Serpong, 29 Agustus 2018 – Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan III yang diselenggarakan di Kampus Pusdiklat Kemenristekdikti, Gedung TMC 2, Kawasan Puspiptek, Serpong.

     Hadir dalam pembukaan Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti, Kepala Biro SDM Kemenristekdikti, Sesditjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kemenristekdikti serta Widyaiswara di lingkungan Pusdiklat Kemenristekdikti.

     “Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV (Diklat PIM IV) sejumlah 40 orang yang berasal dari Unit Utama Kemenristekdikti dan Perguruan Tinggi Negeri. Diklat PIM IV ini dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus sampai 22 Desember 2018 dengan metode pembelajaran on campus dan off campus” ujar Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti, Wisnu S. Soenarso.

      Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Naim berharap Peserta Diklat PIM IV ini bisa mengikuti Diklat dengan kualitas dan produktivitas serta inovasi yang baik agar inovasi Kemenristekdikti dapat masuk dalam Top 99 Inovasi seperti salah satunya Sistem Monitoring dan Evaluasi (Simonev) Kemenristekdikti.

      “Tetapi masih banyak keluhan masyarakat yang terjadi dan Kita masih punya banyak hal yang harus kita kejar yg tujuannya adalah peningkatan pelayanan masyarakat dengan peningkatan SDM dan peningkatan daya saing bangsa melalui peningkatan inovasi dan kualitas pendidikan tinggi. Saat ini PTN blm ada yg masuk top 100 dunia. Kemenristekdikti mempunyai tanggung jawab untuk mendidik dosen. Kemenristekdikti punya tanggung jawab besar dalam menghasilkan tenaga berkualitas, termasuk politeknik” ujar Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Naim sekaligus membuka secara resmi Diklat PIM IV Angkatan III.

     Selanjutnya, Sekretaris Jenderal berpesan agar Pejabat Eselon IV punya peranan sangat penting dalam kontribusi untuk mencapai inovasi kepemimpinan sehingga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

      Kepala Biro SDM Ari Hendrarto Saleh menambahkan Sistem on off campus untuk kualitas penyelenggaraan diklat dengan meningkatkan kualitas kepemimpinan. Widyaiswara memberikan pembekalan terhadap peserta Diklatpim IV. Pemimpin itu terdiri dari dua hal, yang pertama adalah bakat, sudah menjadi pemimpin sejak lahir dan yang kedua adalah Pemimpin yg lahir dari proses. “Nah Diklat PIM IV ini membentuk character Building seorang pemimpin yang lahir dalam sebuah Proses”.

     Selamat mengikuti Diklat PIM IV semoga semua peserta dapat mengimplemantasikan inovasi dalam tugas dan fungsinya masing-masing dan memberikan manfaat dalam pelayanan kepada masyarakat.

Farly/Carmen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × four =