Peserta Diklatpim IV Angkatan II Kemenristekdikti Melakukan Benchmarking ke Best Practices Pelayanan di Kantor Pemerintah Kota Bandung

      Wisnu S.Soenarso, Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti bersama Evi Mudiani, Kepala Bidang Diklat BKPP Kota Bandung

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Benchmarking ke Best Practice Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang dilaksanakan di Pemerintah Kota Bandung pada tanggal 3 April 2018. Kegiatan Pembelajaran ini membekali peserta dengan kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice dalam pengelolaan tugas dan fungsi organisasi, melalui pembelajaran benchmarking, knowledge replication, dan knowledge customization. Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta mampu mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi yang memiliki best practice dalam pengelolaan tugas dan fungsi organisasi dalam bentuk lesson learnt. Peserta juga diharapkan dapat menumbuhkan kunci atau rahasia keberhasilan mitra benchmarking yang paling unggul dalam pelaksanaan kegiatan Kegiatan benchmarking ini mempunyai jumlah Jam Pembelajaran (JP) sebanyak 27 JP.

Pada pembukaan Benchmarking ini dihadiri oleh Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti dan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung yang diwakili oleh Kepala Bidang Diklat BKPP Evi Mudiani. Pada sambutannya Kepala Pusdiklat Kemenristekdikti mengatakan “Pemerintah Kota Bandung penuh dengan inovasi, ini yang diharapkan dapat ditularkan dan menjadi inspirasi bagi Peserta Diklat PIM IV  dalam menyiapkan proyek perubahannya”.

Peserta Benchmarking Diklat PIM IV Kemenristekdikti Bersama Kepala Pusdiklat dan pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung

Kegiatan Benchmarking ini dibagi menjadi 4 locus yang dibagi menjadi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, dan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung. Peserta dibagi menjadi 4 kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang peserta.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Diklat BKPP Evi Mudiani mengatakan “Semoga kunjungan ini bukan sekedar menjalankan kurikulum dengan kewajiban melaksanakan benchmarking tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana tukar pikiran dan berbagai informasi terutama terkait dengan kedudukan dan peran ASN sebagai perekat NKRI. Saya yakin benchmarking ini memiliki nilai penting karena kedepan dapat membantu peserta serta menentukan arah kebijakan secara realistis dan adaptif dalam rangka mendorong reformasi birokrasi melalaui peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kepada masyarakat”.

Jakarta, 4 April 2018. Farly-Liputan-Buletin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × two =